5 Juli 2019 6:38 pm

INILAH DAMPAK MENGERIKAN DARI BAHAYA SINAR ULTRAVIOLET PADA BODY MOBIL KITA !

INILAH DAMPAK MENGERIKAN DARI BAHAYA SINAR ULTRAVIOLET PADA BODY MOBIL KITA !
Pasti sering kita jumpai mobil-mobil di jalanan atau di parkiran yang catnya sudah kusam sekali, bahkan tidak sedikit diantara mobil tersebut mengalami cat mobil yang mengelupas. Pernah nggak sih, kita bertanya-tanya, “apa ya penyebab utama cat mobil jadi kusam atau memudar ?” “lalu bagaimana cara mengatasinya yaa?”. Jawabanya cukup simpel, yaitu sinar ultraviolet. Ya, sinar ultraviolet atau biasa disebut dengan sinar UV merupakan salah satu penyebab utama yang memicu pudarnya cat mobil serta membuat mobil tampak kusam dan usang. Bahkan lebih parahnya lagi bisa membuat cat mobil mengelupas serta cepat keropos. Mau tau penjelasan, kenapa sinar UV menjadi salah satu penyebab utama cat mobil memudar dan kusam ?. Simak penjelasan berikut ini.

Perlu diketahui Matahari menjadi salah satu sumber Sinar Ultraviolet terbesar yang sampai ke Bumi. Matahari sendiri hanya 10%-nya saja yang berupa Sinar Ultraviolet. Dari 10% tersebut hanya sepertiganya yang berhasil menembus atmosfer Bumi. Ada tiga jenis Sinar Ultraviolet yang terpancar di alam semesta termasuk yang sampai ke Bumi yaitu Sinar UV A, UV B dan UV C. Sinar UV A paling banyak masuk ke bumi karena kemampuannya menembus lapisan ozon dengan mudah. Namun Sinar Ultaviolet UV C adalah jenis sinar yang paling berbahaya dari Sinar Ultraviolet yang lain. Sinar ini terhalang oleh lapizan ozon di atmosfer. Akan tetapi kerusakan lapizan ozon yang diakibatkan banyaknya polusi udara ini dikhawartikan menyebabkan sinar ini dengan mudah dan dengan skala yang besar sampai ke Bumi. Sinar ini berisiko menyebabkan kerusakan kulit yang serius seperti kanker kulit, bahkan sanggup memberikan dampak besar yang merusak pada benda-benda mati yang terpapar sinarnya.


dampak lama terkena sinar matahari pada cat mobil
dampak lama terkena sinar matahari pada cat mobil
Pada umumnya sinar Ultraviolet dalam kadar tertentu memiliki manfaat yang cukup banyak, namun jika sinar itu diterima dalam paparan waktu yang cukup lama, yang diterima adalah hal sebaliknya. Hal ini akan memberi dampak yang sangat buruk, baik bagi benda hidup maupun benda mati seperti kendaraan kita yang sering terparkir lama dibawah terik matahari langsung.

Suhu tinggi, udara panas, dan paparan sinar matahari secara langsung yang mengandung sinar UV C yang cukup besar dapat memberikan efek buruk pada mobil jika sering diparkir di lapangan terbuka dan dalam waktu berjam-jam. Lalu apa saja dampak buruk dari paparan sinar UV C ini ?

  1. Eksterior

Dampak sinar matahari dan ultraviolet pada mobil cat eksteriosr body mobil dan cat mobil
Dampak sinar matahari dan ultraviolet pada mobil cat eksteriosr body mobil dan cat mobil


Bagian ekterior menjadi bagian pertama yang dipastikan mendapat pengaruh terbesar dari kondisi tersebut. Warna cat mobil akan lebih cepat pudar dan kusam bila sering terjemur matahari dalam waktu lama. Suhu yang tinggi juga berpotensi memanggang cat dan karet-karet. Bahkan hal terparah adalah ketika sinar UV C dalam kadar yang besar turut menyengat eksterior mobil kita, dampaknya adalah cat mobil cepat mengelupas dan body mobil cepat keropos. Lalu bagaimana cara mengatasinya ? Sebenarnya cara mengatasi untuk meminimalisir hal ini cukup mudah. Cukup diberikan perawatan berupa Coating untuk melapisi cat pada body mobil. Coating ini berfungsi sebagai pelindung agar sinar UVC tak menembus langsung pada cat mobil kita. Secara teknis coating ini biasanya berupa cairan yang lapiskan langsung pada body mobil kita.

*Klik disini untuk mendapatkan rahasia body mobil anti kusam karna Ultraviolet-


2. Bilah Wiper akan Rusak

Bagian karet di wiper juga dapat mengeras dan rusak. Tak hanya itu, parkir di lahan terbuka membuat debu lebih banyak menempel dan menyebabkan baret pada kaca saat wiper digunakan. Karet wiper yang tidak elastis juga bisa membuat baret. Agar terhindar dari masalah itu, biasakan menegakkan batang wiper agar tidak bersentuhan langsung dengan kaca sebelum Anda meninggalkan mobil. Ini berguna untuk menghindari karet wiper mengeras atau menjadi tidak rata, karena menempel dengan kaca yang panas.

3. Interior




Suhu di dalam kabin bisa menjadi sangat tinggi hingga 70 derajat Celsius. Selain tidak nyaman, suhu tinggi dapat berpengaruh pada cat dasbor mobil. Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa lapisi kaca mobil dengan kaca film yang mampu mengurangi efek sinar ultraviolet ke kabin. Pilih kaca film yang memang sudah terkenal kualitasnya Rusak
Umumnya pengendara akan menyalakan AC dengan suhu tinggi agar suhu mobil cepat turun. Ini justru memboroskan bahan bakar dan membuat kinerja AC tidak optimal. Sebelum menyalakan AC, Anda membuka jendela saja lebih dahulu agar uap panas keluar sehingga kondisi mobil lebih dingin. Setelah itu baru nyalakan AC.
Blog Post Lainnya
Social Media
Hubungi Kami
(031-099784617)
081259388090
admin@gijutsumasagiindonesia.com
Garansi Kepuasan
Alamat
Perum. Taman Indah Regency CA 35. Sidoarjo, Jawa Timur 61257
@2020 rhinosguard.com Inc.